Deadline Eksekusi 7 Sandera Asing Diperpanjang

Deadline Eksekusi 7 Sandera Asing Diperpanjang

- detikNews
Sabtu, 31 Jul 2004 13:21 WIB
Jakarta - Para penculik yang menawan tujuh warga asing di Irak, memperpanjang tenggat waktu hingga 24 jam sebelum mulai mengeksekusi mereka. Kelompok militan di Irak itu menyandera tiga warga Inia, tiga warga Kenya dan seorang warga Mesir. Mereka semua bekerja sebagai sopir truk.Deadline yang ditetapkan sekarang adalah hingga pukul 19.00 hari Sabtu (31/4/2004) waktu setempat. Demikian seperti diberitakan kantor berita AFP, Sabtu (31/7/2004)."Atas permintaan mediator, kami telah memutuskan untuk memberikan kesempatan terakhir kepada perusahaan Kuwait dan negara-negara terkait untuk menyelamatkan pegawai dan warga negara mereka," demikian statemen penculik 7 warga asing itu."Hari Sabtu pukul 7 malam akan menjadi penundaan terakhir untuk merespons tuntutan kami," demikian pernyataan yang dikeluarkan atas nama kelompok Islamic Secret Army - Holders of the Black Banners. Keotentikan statemen ini tidak bisa diverifikasi secara independen.Para penculik sejak awal telah menuntut perusahaan Kuwait yang mempekerjakan ketujuh sandera itu untuk keluar dan menghentikan aktivitasnya di Irak. Atau jika tidak, para sandera akan dipenggal satu persatu.Perusahaan Kuwait tersebut telah mengirimkan perwakilannya ke Baghdad sehubungan dengan kasus penyanderaan ini. Namun sejauh ini belum ada indikasi bahwa perusahaan itu akan menghentikan operasinya di Irak. Perusahaan tersebut mengoperasikan layanan transportasi berskala besar ke Irak. Serta memiliki sejumlah kontrak dengan pasukan koalisi pimpinan AS di negeri itu. (ita/)


Berita Terkait