Hasyim: Capres Harus Bangun Sinergi antar Lembaga Tinggi
Sabtu, 31 Jul 2004 12:59 WIB
Surabaya - Semua calon presiden harus bisa membangun sinergi yang baik antar lembaga tinggi negara. Tanpa itu, dia akan kewalahan menjalankan pemerintahan bila terpilih nanti.Demikian diungkapkan Cawapres PDIP, Hasyim Muzadi kepada wartawan usai menghadiri diskusi bertajuk 'Evaluasi Pilpres I dan Evaluasi Pilpres II' di Hotel Simpang, Jl. Gubernur Suryo, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (31/7/2004)."Untuk memenangkan pilpres memang harus dipilih rakyat, tapi untuk bekerja (sebagai presiden), dia harus bekerja sama dengan parlemen dan yudikatif. Kalau ada orang yang menang karena popularitasnya, kemudian ketika kerja dia diganjal di DPR orang itu bisa step (sakit kejang)," kata Hasyim.Hasyim menjelaskan, pendapatnya itu berdasarkan pada beberapa hal. Antara lain, Hasyim melihat saat ini kekuasan legislatif berada satu tingkat di atas eksekutif."Dalam kondisi seperti itu perlu ada sinergi antara lembaga tinggi negara. Dan untuk memasuki tahap sinergi antara lembaga tinggi itu perlu dikondisikan sebelum pemilu terjadi. Jika setelah pemilu, sinergi yang terjadi akan berada pada tingkat terendah," tutr Hasyim.Hal lainnya, sambung Hasyim, GBHN saat ini mencakup eksekutif, legislatif, dan yudikatif sekaligus. Hal ini menyebabkan semua kesepakatan lembaga tinggi negara tetap berada di bawah GBHN."Semua program kerja akan diajukan pemerintah. Namun kalau diganjal oleh legislatif, maka pemerintah bisa tidak punya program," imbuh Hasyim lagi.
(djo/)











































