Sudan Tolak Resolusi PBB Soal Krisis Darfur
Sabtu, 31 Jul 2004 12:50 WIB
Jakarta - Pemerintah Sudan menolak keras resolusi yang dikeluarkan Dewan Keamanan PBB mengenai krisis di wilayah Darfur. Menurutnya, resolusi tersebut "tidak pantas".Resolusi yang diadopsi Jumat (30/7/2004) waktu setempat itu menuntut pemerintah Sudan untuk melucuti dan menghukum para milisi yang melakukan pembunuhan dan pemerkosaan massal di Darfur. Pemerintah Khartoum diberi waktu 30 hari untuk melakukan desakan PBB tersebut, atau akan menghadapi aksi internasional."Resolusi ini tidak pantas," tukas juru bicara pemerintah Al-Zahawe Ibrahim Malik seperti dilansir AFP, Sabtu (31/7/2004). Pejabat tinggi Sudan itu menuding Dewan Keamanan PBB mengabaikan upaya-upaya yang tengah dilakukan pemerintah Sudan, Uni Afrika dan Liga Arab untuk menyelesaikan krisis Darfur."Sudan menolak ancaman-ancaman dan siap serta mampu membela rakyatnya dan melawan konspirasi oleh kekuatan-kekuatan keras dan plot oleh mereka yang berambisi akan sumber daya ekonominya," tegas Malik.Badan PBB menyebut konflik di Darfur sebagai krisis kemanusiaan paling buruk di dunia. Sekitar 30 ribu orang tewas dan lebih dari satu juta penduduk terpaksa meninggalkan rumah mereka.
(ita/)











































