Survei Capres CSIS Ical di Bawah JK, Golkar Tak Risau

Survei Capres CSIS Ical di Bawah JK, Golkar Tak Risau

- detikNews
Kamis, 16 Feb 2012 07:33 WIB
Jakarta - Megawati menjadi juara dalam survei capres yang digelar CSIS. Yang mengejutkan, survei tanpa melibatkan nama SBY yang sudah tidak mungkin maju pada 2014 itu menempatkan posisi Aburizal Bakrie atau Ical di bawah Jusuf Kalla. Bagaimana tanggapan Golkar?

"Jadi hal yang biasa saja, apalagi survei CSIS itu belum nasional, dan lagi CSIS tidak memiliki rekam jejak yang jelas soal survei. Sebagai lembaga pemikir CSIS terkenal, tapi sebagai lembaga survei, baru kali inilah saya baca sejak saya lahir, CSIS melakukan survei," kata Wasekjen Golkar Lalu Mara saat berbincang, Kamis (16/2/2012).

Menurut orang dekat Ical ini, survei CSIS luas cakupannya hanya 23 provinsi dan belum dilakukan secara nasional.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena itu wajar bila hasilnya demikian, dan menurut lembaga survei yang lain yang cakupannya nasional, Partai Golkar sudah on the right track. Yang artinya, apa yang sudah dikerjakan dan akan direncanakan diapresiasi oleh rakyat yang terbaca melalui hasil survei," terangnya.

Artinya, ketika nama Ical yang akan diusung Golkar menjadi Capres, namun ternyata berada di bawah JK, Golkar tidak risau.

"Pak JK kan pernah wapres dan pernah berkampanye sebagai presiden, jadi beliau sudah memiliki modal yang terlihat jelas dari hasil Pilres kemarin," jelasnya.

Sementara Aburizal Bakrie baru di gadang-gadang, sehingga wajar mendapat hasil seperti itu.

"Trend yang kami peroleh dari berbagai lembaga survei yang sudah mengumumkan di media terus menanjak, baik dari tingkat popularitas maupun elektibilitas. Ini memang suatu yang positif, meski beliau masih calon yang digadang-gadang," jelasnya.

(ndr/fiq)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads