1.100 Hektar Sawah di Simalungun Terancam Kekeringan

1.100 Hektar Sawah di Simalungun Terancam Kekeringan

- detikNews
Rabu, 15 Feb 2012 17:35 WIB
Medan, - Kekeringan mengancam sekitar 1.100 hektar sawah di Desa Pamatang Panombeian, Kecamatan Panombeian Pane, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut). Pasalnya saluran irigasi tersier yang mengairi persawahan di desa tersebut rusak akibat longsor.

Berdasarkan pengecekan, kerusakan saluran irigasi terjadi sepanjang kurang lebih 200 meter di dua dusun, yakni Dusun Panombeian Simalungun dan Dusun Bahtorop. Menurut Jarisman Sinaga, Kepala Desa Pamatang Panombeian, kerusakan itu terjadi sejak tahun 2010 lalu.

"Ada dua lokasi rusaknya saluran irigasi dan sampai saat ini belum diperbaiki," ujar Sinaga, Rabu (15/2/2012) di Simalungun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jika kerusakan tidak segera diperbaiki, kata Sinaga, kemungkinan besar saluran irigasi primer yang berada tak jauh dari saluran yang rusak juga terancam. Jika saluran primer rusak, maka akan berdampak luas hingga bisa mengakibatkan 1.100 hektar sawah kekeringan, dan akan berdampak terhadap pendapatan 1.070 keluarga yang ada di desa tersebut.

"Saat ini saja sudah ada 147 hektar dan dua musim tanam warga di dua dusun tidak menanam padi," ucap Jarisman.

Sebenarnya pihak desa sejak tahun 2011 telah mengusulkan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun dan Pemprov Sumatera Utara agar segera memperbaiki saluran tersebut. Namun tak kunjung direalisasikan hingga saat ini.

Desa Pamatang Panombeian pernah dikunjungi Presiden SBY pada 19 Juli 2008 dalam rangka panen raya. Kecamatan Panombeian Pane juga dikenal sebagai salah satu sentra penghasil padi di Kabupaten Simalungun.

(rul/try)


Berita Terkait