"Silakan terdakwa, ada yang mau ditanyakan kepada saksi," ujar Ketua Majelis Hakim Pengadilan Tipkor, Darmawati Ningsih mempersilakan Nazaruddin untuk bertanya kepada Angie, Rabu (15/2/2012).
"Banyak yang saya tanyakan yang mulia," jawab Nazaruddin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun hal tersebut dibantah oleh Angie. "Tidak, saya tidak pernah menyampaikan hal seperti itu," ujar Angie yang memilih untuk melihat majelis hakim daripada menoleh ke arah Nazaruddin.
Nazaruddin tak patah arah. Mantan Bendahara Umum Demokrat ini kembali bertanya kepada Angie soal aliran uang ke kongres Partai Demokrat pada Mei 2010 di Bandung.
"Saudara saksi ingat tidak ketika saudara berada di ruangan saya bersama almarhum suami saudara. Kita ngamplopin uang bareng untuk DPC-DPC. Masak iya saudara saksi lupa?," tanya Nazaruddin.
"Tidak. Saya tidak pernah melakukan itu," jawab Angie yang mengenakan kacamata dengan frame besar ini dengan nada datar.
Kembali mendapat bantahan, Nazaruddin kali ini menyerang kesaksian Angie yang mengaku baru memiliki blackberry tahun pada akhir 2010. Kesaksian Angie ini sekaligus membantah BAP yang ditandatanganinya sendiri, yang berisi percakapan dengan Mindo Rosalina Manulang mengenai sejumlah proyek.
"Saya baca di detiknews, ada foto saksi memiliki blackberry sejak 2009. Apa benar foto ini?" tanya Nazaruddin.
Setelah diperkenankan majelis hakim untuk mendekat dan melihat foto yang dipublish oleh detikcom itu, Angie mengakui kalau foto itu merupakan foto dirinya. "Tapi saya tidak punya blackberry tahun 2009," tukas Angie dengan nada santai.
Masih merujuk ke pemberitaan media, Nazaruddin menanyai Angie mengenai pernyataan koleganya di Demokrat itu yang dimuat Majalah Tempo pada pertengahan 2011.
"Di Tempo saksi bilang akan membuka semuanya dan merasa dikorbankan apa itu maksudnya," tanya Nazaruddin.
"Saya tidak mengatakan itu. Yang saya katakan saya tidak mau dikorbankan," ujar Angie.
Sampai meninggalkan ruang persidangan, Angie tetap tampak tenang. Bahkan ketika harus berhadapan dengan kerumunan wartawan yang mengerubutinya di luar ruang sidang, Angie dengan santai menebar senyum, meski tidak melontarkan satu patah katapun untuk menjawab pertanyaan jurnalis.
(fjr/lia)










































