"Tentu PD akan merespon apa yg menjadi harapan publik, bahkan tidak hanya sekedar merespon tapi PD akan memformulasikan apa yang menjadi harapan publik menjadi agenda dan akan dilakukan melalui kerja keras," kata Sekretaris Fraksi PD Saan Mustopa di Gedung DPR, Selasa, (14/2/2012).
Saan mengatakan program kerja nyata tentu akan menjadi prioritas untuk mendapatkan kembali simpati publik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Wakil Sekjen Partai Demokrat Ramadhan Pohan menyatakan kader PD perlu lebih memahami posisi sebagai partai pendukung pemerintah dengan tampil membela SBY dan kebijakan pemerintah.
Selanjutnya, semua kader sebaiknya harus secara aktif mensosialisasikan program prorakyat yang ada.
"Semua kader PD harus bisa mematikan 'kehadiran' mereka dirasakan oleh rakyat dengan memberi solusi kepada masalah rakyat," paparnya.
Hasil kerja pemerintah diumumkan ke publik, dan kader PD juga harus mengawal solusi pemerintah itu dilaksanakan sampai selesai.
"Itulah kehadiran yang bisa dirasakan masyarakat. Jangan hadir di masyarakat saat pemilu saja. Di hari biasa juga harus dibina dapil dan rakyat," tegasnya.
Apabila program bersih-bersih partai dilaksanakan berbarengan dengan kader yang proaktif hadir di tengah masyarakat dilaksanakan, kata Ramadhan, maka PD boleh optmistis menghadapi pemilu mendatang.
"Kalau semua itu berjalan, maka target 30 persen suara di 2014 akan bisa didapatkan," tandasnya.
Berdasarkan survei lembaga survey Center for Strategic and International Studies (CSIS) PD masih di urutan pertama dengan perolehan 12,6 persen, disusul Partai Golkar 10,5 persen dan PDI Perjuangan 7,8 persen.
(mpr/did)










































