Bus tersebut mengangkut rombongan majelis taklim mengalami tabrakan beruntun di Jalan Bandung-Cirebon, Kabupaten Majalengka, Jabar, Minggu (12/2/2012). Kecelakaan maut itu merenggut nyawa tiga orang dan melukai 28 orang.
Sopir, Egi Ginanjar (23), dan seorang kernet, Agus, terbukti menggunakan narkotik jenis ganja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil penyelidikan anggotanya, inisial P itu diketahui bekerja sebagai kernet bus di perusahaan yang sama dengan Egi dan Agus.
"Rencananya hari ini P akan menjalani pemeriksaan. Kami akan telusuri asal usul ganja itu," jelasnya.
Untuk menyelidiki aktivitas P yang dicurigai sebagai pengedar, polisi akan melakukan penggeledahan di rumahnya.
(ern/try)











































