Istana: Diskusi dengan Presiden Bukan Obrolan Warung Kopi

Istana: Diskusi dengan Presiden Bukan Obrolan Warung Kopi

- detikNews
Selasa, 14 Feb 2012 15:25 WIB
Jakarta - Juru bicara kepresidenan Julian Aldrin Pasha menyayangkan pandangan sinis dari komentator di televisi terkait acara silaturahmi wartawan dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Selasa (13/2) malam. Acara itu dipastikan tanpa settingan.

"Terus terang saya kecewa dengan apa yang ditampilkan dari sejumlah komentator di tv karena menyebut acara semalam disetting," kata Julian di kantor presiden, Jl Veteran, Jakarta, Selasa (14/2/2012).

Julian menegaskan, 'settingan' yang dibuat pihak istana bukan dari segi konten pertanyaan. Namun, ada pengaturan urutan penanya untuk kelancaran dan ketertiban acara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Benar saya memang meminta kepada rekan-rekan agar kita menjadi lebih tertib, mengingat waktu yang terbatas dan banyaknya pertanyaan atau isu yang ingin disampaikan tentu kita membutuhkan manajemen waktu yang lebih baik," jelasnya.

"Tapi kalau yang disebut menyangkut substansi atau isi dari pertanyaan itu seolah-ola disetting, dititipkan atau dimintakan itu tidak benar," tegasnya.

Lebih lanjut Julian juga memastikan, acara itu dibuat sebagai momen agar para wartawan dapat berinteraksi langsung dengan presiden. Isu-isu yang menjadi perhatian publik dapat langsung ditanyakan tanpa sensor.

"Kita kan bukan mengadakan dialog di warung kopi atau sejenis atau seperti itu. Ini kan ditanyakan kepada Presiden RI tentu perlu etika dan ketertiban serta keteraturan, saya kira demikian," tegasnya.

Sekadar diketahui, dalam acara selama 1,5 jam tersebut ada sekitar 16 wartawan yang diberi kesempatan bertanya. Pertanyaan pun bervariasi, mulai dari kasus Nazaruddin, dugaan keterlibatan kerabat Ibu Ani Yudhoyono dalam kasus bank Century, hingga masalah Front Pembela Islam (FPI). Pertanyaan memang dikumpulkan beberapa hari sebelum acara, namun itu dilakukan untuk pengelompokkan tema.

(mad/ndr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini