"Sebenarnya kalau buat saya nggak ada persoalan. Sudah sangat memadai dan relatif melimpah. Namun ada pemikiran yang menarik untuk memperbaiki kualitas asupan para anggota dewan," aku Sekretaris FPAN DPR, Teguh Juwarno, Selasa (14/2/2012).
Menurutnya, anggota DPR butuh asupan nutrisi yang lebih sehat. Agar anggota DPR terkontrol berat badannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena itu diharapkan ada penakaran gizi cemilan DPR. Agar cerita anggota DPR yang sakit-sakitan tak lagi terjadi.
"Semestinya, makanan di dewan perlu dibuat standar takaran gizi sehingga tidak segalanya bisa ada. Soal variasi kan sudah nggak kurang-kurang," tegasnya.
Anggota DPR mengeluhkan jajanan rapat yang itu-itu saja. Saat anggaran untuk jajaran rapat sudah dinaikkan pun, makanan yang dihidangkan pihak Setjen DPR dinilai tak ada perubahan.
"Yah memang banyak yang nilainya tidak pantas. Seperti harga konsumsi ringan untuk anggota DPR yang mencapai Rp 20 ribu rupiah, yang berisi 3-4 potong makanan ringan, menurut saya tidak pantas. Dulu harganya itu Rp 7.500, tahun lalu Rp 15.000 dan tahun ini kita naikkan sampai Rp 20.000, tapi makanannya selalu sama tidak ada yang berubah atau ditingkatkan," kata Wakil Ketua BURT DPR dari PKS, Refrizal, sebelumnya.
(van/ndr)











































