"Kita punya stok yang banyak sekolah rusak di Indonesia. Jadi meskipun di media dtayangkan tiap jam 1 sekolah, kita tetap punya stok sekolah rusak berat yang banyak," ujarnya sambil tertawa saat konferensi pers di Kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (14/2/2012).
Nuh menjelaskan, definisi rusak berat adalah kerusakan yang mengandung unsur membahayakan. "Jika tidak diperbaiki segera, makan bisa membahayakan, seperti roboh dan lain-lain," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nuh menjelaskan, tiap tahun pemerintah akan melakukan perbaikan sekolah yang rusak berat. Untuk tahun 2013, pemerintah menjanjikan bukan hanya akan memperbaiki sekolah yang rusak berat saja, tapi juga sekolah yang rusak sedang.
"Karena yang rusak sedang itu jika dibiarkan, maka akan menuju rusak berat," ucap Nuh.
Dari data Kemendikbud, jumlah sekolah yang mengalami rusak sedang sebanyak 132 ribu, sedangkan yang rusak ringan sebanyak 180 ribu. Sekolah ini tersebar di seluruh provinsi di Indonesia.
(nal/nrl)










































