Selama ini ketinggian Gunung Dempo yang terpublikasi secara luas adalah 3.159 mdpl. Tapi berdasakan pengukuran yang dilakukan Tim Ekspedisi Pasemah baru-baru ini, ketinggian Gunung Dempo mencapai 3.183 mdpl. Artinya ada selisih sekitar 23 meter.
"Kami berada di puncak Gunung Dempo, dan kami melakukan pengukuran menggunakan GPS merk Garmin serie GPSmap 62S dengan tingkat akurasi plus-minus 3 meter," kata Sutrisman Dinah, Ketua Tim Ekspedisi Pasemah, kepada detikcom, di kediamannya, Pakjo Palembang, Senin (13/2/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perlu dilakukan pengujian lagi oleh tim yang lain, termasuk pengukuran menggunakan satelit.
"Yang mungkin valid pengukuran dilakukan ahli vulkanologi," sambungnya.
Sutrisman memperkirakan secara teori kemungkinan bertambahnya tingginya Gunung Dempo itu akibat penumpukan material di bagian atas, atau adanya aliran magma dingin yang keluar ke puncak tapi tertahan. Sebagai informasi, terjadi letusan Gunung Dempo pada 2009 meskipun tidak terlalu besar.
Gunung Dempo adalah lokasi yang cukup menarik, sebab di sekitar gunung ini terdapat berbagai artefak seperti patung, yang diperkirakan peninggalan prasejarah berusia sekitar 2.000 tahun Sebelum Masehi. Banyak penemuan arkeologi di wilayah ini. Berbagai teori bermunculan, termasuk wilayah ini diyakini sebagai wilayah awal atau protoSriwijaya, bahkan di wilayah ini di masa lalu adanya hubungan dengan Iskandar Muda. Dengan daya tarik sejarah ini, termasuk juga alamnya, kota Pagaralam dan Gunung Dempo setiap hari selalu dikunjungi para peneliti, turis, dan pecinta alam.
(tw/vit)











































