Amien Hanya Jadi Sabun Cuci Jika Dukung SBY
Jumat, 30 Jul 2004 16:21 WIB
Jakarta - Pengamat Politik UI Arbi Sanit berpendapat citra Amien Rais sebagai tokoh reformasi akan hancur jika mendukung Capres Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). "Belum saatnya kerjasama sekarang, kalau memang mau kerjasama kenapa tidak dari dulu saja. Ngapain capek-capek nyalonin diri. Kecuali, Amien sudah mau menamatkan karier politiknya. Apa kelebihannya mau dukung SBY? Tokoh reformis masa mendukung militer," ungkap Arbi Sanit usai acara Dialektika Reformasi di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Jumat (30/7/2004)."Amien seharusnya ingat, sewaktu naik dulu kan karena reformasi masa sekarang dia kerjasama dengan eks Soeharto. Yang untung kalau koalisi itu SBY, dia dapat reformasi dan citranya akan meningkat. Sedangkan Amien, bagian yang berkorban karena citra akan merosot. Kalau koalisai dengan SBY, Amien akan jadi sabun cuci saja. Jadi lebih baik jangan," imbaunya.Sebelum PilpresDalam kesempatan itu, Arbi Sanit mengusulkan agar koalisi antar partai diputuskan sebelum pilpres putaran kedua 20 September 2004 mendatang."Saya usulkan agar koalisi lebih baik dibangun sebelum 20 September. Biar rakyat sudah mengetahui apa yang akan dipilih, karena kalau koalisi setelah 20 September itu berarti pemilih yang akan dicurangi," kata Arbi.Menurut dia, pilpres putaran kedua sebaiknya lebih mengefektifkan mesin politik. "Memang setiap pertemuan itu tetap ada pengaruhnya. Untuk putaran kedua ini, mesin politik yang lebih efektif karena masa kampanye sudah tidak ada," demikian Arbi Sanit.
(aan/)











































