"Saya minta maaf kepada Menkum HAM dan teman-teman di Komisi III atas kunjungan kader kami yang juga anggota Komisi III Nasir yang mengunjungi Nazaruddin tengah malam,"ujar Ruhut dalam raker Komisi III DPR dengan Menkum HAM di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (13/2/2012).
Bagi Ruhut, Nasir jelas melanggar etika. Karena itu ia merasa perlu meminta maaf sebagai sesama anggota Komisi III sekaligus kader PD.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ruhut pun berharap Nasir menyadari kesalahannya. Dan meminta maaf serta tidak mengikuti proses di BK DPR dan DK PD.
"Jadi itu Nasir melanggar etika. Kalau dia nggak merasa salah ya silahkan. Itu jelas akan diproses BK dan DK PD," tegas Ruhut, saat dikonfirmasi terpisah.
(van/ndr)










































