Garis Polisi Dibuka, TKP Kecelakaan Bus Karunia Bakti Dibersihkan

Garis Polisi Dibuka, TKP Kecelakaan Bus Karunia Bakti Dibersihkan

- detikNews
Minggu, 12 Feb 2012 11:01 WIB
Garis Polisi Dibuka, TKP Kecelakaan Bus Karunia Bakti Dibersihkan
Bogor - Dua aparat polisi lalu lintas mencopot garis polisi yang menutupi lokasi kecelakaan bus Karunia Bakti di Jalan Raya Cisarua, Cisarua, Kabupaten Bogor. Sementara warga membersihkan puing-puing bekas kecelakaan.

Pantauan detikcom di lokasi kejadian, aparat tiba sekitar pukul 10.22 WIB, Minggu (12/2/2012). Pita garis polisi yang semula melingkari lokasi kejadian kini dicabut. Namun, di tepian jurang kecil di mana bus terperosok ke dalamnya dipasangi police line agar masyarakat waspada.

Begitu police line dibuka, warga sekitar menyerbu lokasi kejadian dan melongok-longok ke bawah jurang kecil yang bersinggungan dengan lapak pedagang bakso yang diseruduk bus. Di bawah jurang adalah taman sebuah vila. Para pemburu berita mengabadikan momen-momen tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara sejumlah warga bergotong-royong membersihkan sisa-sisa puing-puing bangunan lapak dan juga bangkai bus bernopol Z 7915 DA itu. Tampak banyak sekali sampah material seperti gerobak, kaca-kaca, kayu-kayu dan seng yang berserakan di lokasi kejadian.

Pegawai di Vila Salendra juga membersihkan puing-puing bekas kecelakaan. Maklum saja, 'kepala' bus Karunia Bakti nyungsep vertikal di pojok halaman vila.

Pegawai vila membersihkan puing-puing berupa tiang reklame berikut papannya, perabotan milik pedagang, seng-seng serta sebuah freezer minuman ringan yang ringsek masuk ke 'jurang' ketinggian sekitar 5 meter itu. Tembok pembatas jurang dengan lantai bawah Bank Mandiri dan Vila, jebol.

Bus Karunia Bakti jurusan Garut-Jakarta menghantam sedikitnya 15 unit kendaraan saat melintas di depan Hotel Cisarua Indah, yang terletak sekitar 30 meter dari lokasi terperosoknya bus. Tanpa kendali rem, bus yang dikemudikan Lukman Nur (43) itu menyeruduk ke kiri dan ke kanan bak banteng liar.

Diduga, Lukman meninggalkan penumpang ketika bus sudah mulai tidak terkendali. Bus yang mengarah ke arah bawah (Jakarta) itu kemudian melawan arus yang ke arah atas (Puncak) lalu menggelinding ke halaman parkir Bank Mandiri Mitra Usaha dan Indomaret.

Di samping halaman parkir Bank Mandiri, terdapat sejumlah lapak, termasuk pedagang bakso yang ikut tewas akibat kecelakaan tersebut. Dilaporkan, 14 orang tewas dan 44 lainnya luka-luka dalam insiden maut tersebut. Sang sopir, Lukman, telah ditetapkan sebagai tersangka setelah sebelumnya melarikan diri ke Garut dan menyerahkan diri ke aparat Polres Garut.

(mei/nrl)


Berita Terkait