"Banjir terjadi pada Jumat (10/2) pada dini hari pukul 00.30 Wib," kata Kepala Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho melalui BlackBerry Messanger kepada detikcom, Sabtu (11/2/2012).
Ia melanjutkan, saat ini banjir sudah surut, namun menyisakan lumpur sehingga masyarakat bergotong royong membersihkan lingkungannya. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, hanya saja sejumlah bangunan rumah dan gedung-gedung terendam banjir seperti 750 unit rumah, 3 unit masjid, 3 unit Sekolah Dasar, 1 unit kantor Polsek Blega, 17 hektar tambak udang dan 48 hektar lahan pertanian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dibandingkan dengan banjir-banjir sebelumnya, pada kejadian kemarin, lebih parah," katanya.
Sutopo mengatakan, air banjir merupakan banjir kiriman dari wilayah hulu Sungai Blega karena intensitas hujan yang cukup deras di Kecamatan Kokop dan Konang. Sementara di Kecamatan Blega hujan tidak terlalu deras, namun pengaruh air laut yang pasang menyebabkan timbulnya back water sehingga merendam wilayah Blega.
"Masyarakat tidak sempat menyelamatkan barang-barang elektronik dan lainnya karena terjadi pada dini hari," katanya.
Saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangkalan dibantu warga melakukan evakuasi dan penganan darutat. Instansi terkait dibantu warga melakukan gotong royong membersihkan gorong-gorong dan rumah warga.
BPBD Bangkalan telah memberikan bantuan sembako. Petugas juga masih mendata kerusakan dan kerugian bencana menggunakan metode DALA (Damage and Losses Assessment).
"Pemda Bangkalan perlu segera melakukan penataan ruang dan Sungai Blega untuk mengantisipasi banjir yang selalu berulang. Degradasi kawasan hulu dan sedimentasi sungai Blega berkontribusi terhadap mudahnya Kecamatan Blega terkena banjir," jelasnya.
Sementara masayarakat terus diimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap ancaman banjir, longsor dan puting beliung . Diperkirakan, ancaman tersebut masih akan berlangsung hingga akhir Maret mendatang.
(mei/fjr)










































