Jenazah yang sebelumnya belum diketahui identitasnya ini bernama Kosim (70). Ia merupakan warga Garut yang memiliki usaha di daerah Bogor.
Keluarga jenazah datang hari ini (11/2) pukul 17.00 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan anak almarhum, Nur Aini (39), terlihat menangis sambil terus melafalkan ayat-ayat Al Quran. Ia menolak untuk memberi keterangan kepada wartawan.
Walaupun sudah datang ke rumah sakit sejak sore, namun jenazah baru diantar ambulance pukul 21.00 WIB. Hal ini dikarenakan kesediaan sopir ambulance yang terbatas.
Menanggapi hal tersebut, Rosadi maklum. "Kita juga mengerti, dari kemarin petugas ambulance pasti capek," tutur Rosadi.
Rosadi merasa terpukul dengan kepergian sang mertua. Selama ini ia menganggap Kosim sebagai panutan. "Saya sedih banget. Selama ini Bapak jadi panutan saya," jelasnya dengan mata berkaca-kaca.
(fjr/fjr)










































