Keluarga Korban Kecelakaan Cisarua, Sempat Ngamuk

Keluarga Korban Kecelakaan Cisarua, Sempat Ngamuk

- detikNews
Sabtu, 11 Feb 2012 17:02 WIB
Keluarga Korban Kecelakaan Cisarua, Sempat Ngamuk
Garut - Pihak keluarga korban bus maut Karunia Bakti yang mengalami kecelakaan di jalur Cisarua Bogor, Piat (35) warga Kampung Cibuntu, Desa mekarluyu, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut Jawa Barat, histeris. Sang istri, Minar (32), beberapa kali sempat pingsan tidak sadarkan diri.

Anak sulung korban Piat, Asur (17), mengamuk karena tak kuasa kehilangan ayahnya yang kembali dalam kondisi sudah tak bernyawa. Sejumlah tetangga harus turun tangan menenangkan Asur yang terus mengamuk dan berteriak.

" Asur memang sangat kehilangan ayahnya," ujar Kholidin (30) paman korban Piat, Sabtu (11/2/2012), kepada wartawan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Betapa tidak, Jumat siang kemarin Piat berpamitan kepada keluarga berangkat ke Jakarta untuk kembali menekuni pekerjaan yang sempat tertunda sebagai tukang sol sepatu.

Tidak ada firasat kepada keluarga, namun diakui Kholidin, saat berpamitan ia melihat wajah Piat begitu cerah dan ceria. Piat langsung menuju terminal Guntur Garut dan naik bus maut Karunia Bakti.

"Tidak ada firasat sama sekali sehingga ketika mendapat kabar Piat terkena musibah, kami sangat terpukul," ungkapnya.

Menurut Kholidin, setelah dipulasara, jenazah disemayamkan dan sore ini baru akan dikebumikan dipemakaman keluarga di Kampung Cibuntu.

"Sore ini baru kita semayamkan ", singkatnya

Piat, Meninggalkan seorang Istri, Minar (32) dan 3 orang anak masing-masing, Asur (17), Adin (12) dan Mira (1,5).

(gah/gah)


Berita Terkait