"Jumat malam terjadi sekitar pukul 10.00 Wita sampai Sabtu pagi. Konflik ini mengakibatkan 5 orang meninggal dan 300 rumah terbakar," kata Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Johanis Huwae saat dihubungi detikcom, Sabtu (11/2/2012).
Johanis mengatakan, bentrokan ini bermula saat dua suku menggelar rapat untuk peresmian rumah adat. Namun dalam rapat tersebut terjadi perbedaan pendapat. Sehingga terjadilah bentrokan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat bentrokan terjadi, polisi sudah mengirimkan 1 SSK. Hingga kini sudah ada 3 SSK untuk mengamankan situasi di lokasi. Meski pun salah satu kubu warga sudah dievakuasi di Desa Rohomoni, tak jauh dari lokasi bentrok.
"Kita sudah melakukan penanganan. Situasi sudah terkendali," jelasnya.
Menurut Johanis, bentrokan antar warga yang sama sudah pernah terjadi sebelumnya. Bahkan juga mengakibatkan tewasnya warga dua kubu tersebut.
"Sudah pernah terjadi dan ada juga yang meninggal. Nanti polisi akan memanggil rajanya dan masyarakat untuk penanganannya biar selesai," ungkapnya.
(gus/gah)











































