"Saya sudah memaafkan dan sekarang kami sudah baik-baik saja. Kita juga sudah bercanda seperti biasa," kata Kiki Ariani ditemui detikcom di luar ruang tahanan Mapolresta Denpasar, Jalan Gunung Sanghyang Denpasar, Jumat (10/2/2012).
Ke-5 tersangka, yaitu GD (16), OA (17), RA (15), MV (16), KA (17), kini menjalani penahanan di Mapolresta Denpasar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sempat minta izin ingin menemani mereka, tapi tidak boleh sama petugas. Saya hanya diizinkan menjenguk saja," imbuhnya.
Dia mengaku sudah rutin menjenguk para tersangka sejak menjalani masa penahanan sejak dua hari lalu.
Sementara itu, Koordinator Bidang Hukum Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Denpasar, Siti Sapura tengah mengupayakan penangguhan penahanan bagi para tersangka.
"Apalagi mereka juga sudah menyesal atas perbuatannya, korban dan pelaku sekarang juga sudah berdamai," jelasnya.
Selain itu, pihaknya kini juga mengupayakan agar pendidikan kelima tersangka bisa dilanjutkan. Apalagi, empat tersangka masih tercatat di sebuah SMK dan SMP di Denpasar. Salah satu diantaranya mengikuti program kejar paket B.
Kekerasan geng cewek tersiar luas dalam situs Youtube. Kiki dianiaya karena mengejek geng motor Cewek Macho Performance (CMP) dengan cara menginjak pakaian kebesaran geng tersebut.
(gds/try)











































