Kisah Pelarian Ocky Selama Kabur dari Mapolsek Cempaka Putih

Kisah Pelarian Ocky Selama Kabur dari Mapolsek Cempaka Putih

- detikNews
Jumat, 10 Feb 2012 19:30 WIB
Jakarta - Usai kabur dari ruang tahanan Polsek Cempaka Putih, otak dari pelarian, Ocky Inka Hariyadi langsung menuju ke rumah Istrinya di Kemayoran, Jakarta Pusat. Ia bersama istrinya menuju Solo, untuk hidup sebagaimana keluarga pada umumnya.

"Saya langsung ke rumah di Kemayoran naik ojek terus jual TV dan DVD seharga Rp 350.000 ke teman buat ke Solo," ujar Ocky saat diinterograsi di Mapolres Surakarta, Jl Adi Sucipto, Solo, Jawa Tengah, Jumat (10/2/2012).

Berbekal uang Rp 350.000 dan sisa tabungan sang istri, Ocky dan Risti kemudian bergegas ke terminal Kampung Rambutan menggunakan taksi pada Selasa (7/2) pukul 07.00 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di sana bus yang akan menuju Solo adanya sore, jadi saya naik bis ke Purwokerto yang berangkat pukul 09.00 WIB, baru nyambung ke Solo," ucap Ocky.

Sesampainya di Purwokerto mereka melanjutkan perjalanan ke Solo dengan kereta api dan tiba pada Rabu (8/2) pagi. Ocky dan istri kemudian menumpang ojek menuju ke rumah saudaranya di Boyolali, Jawa tengah.

Ocky mengaku hanya beristirahat saja dan bercerita ke saudaranya jika di Jakarta dia sedang ada masalah. Namun tidak menceritakan jika dirinya adalah tahanan kabur dari Mapolsek Cempaka Putih.

"Sampai rumah di Boyolali, kita istirahat. Hingga esok pagi, Kamis (9/2) 2012," ucap Ocky.

Ocky menuju Solo untuk hidup layak sembari menunggu kelahiran anak pertamanya. Ia tidak ingin anaknya lahir sebagai anak yatim.

"Mau cari kerja, jadi kuli cuci motor juga tidak masalah," ujar Ocky.

Namun pada Kamis malam, sekitar pukul 23.00 WIB, beberapa satuan petugas khusus Polres Jakarta Pusat menjemput Ocky. Pelarian Ocky pun kandas saat dirinya saat hendak tidur bersama istrinya yang sedang mengandung itu.

(lh/lh)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads