Coreng Citra PD, Nasir Terancam Sanksi Keras

Coreng Citra PD, Nasir Terancam Sanksi Keras

- detikNews
Jumat, 10 Feb 2012 16:11 WIB
Jakarta - Adik Nazaruddin, M Nasir, sedang dipantau Dewan Kehormatan PD. Nasir terancam sanksi berat karena kerap mencoreng citra PD.

Yang terakhir, Nasir memanfaatkan jabatannya sebagai anggota Komisi III DPR untuk menjenguk Nazaruddin tengah malam. PD juga sudah meminta BK DPR menindak masalah ini.

"Dewan Kehormatan yang Ketuanya Pak SBY dan sekretarisnya Pak TB sudah membantah masalah ini. Karena ini jelas mencoreng citra PD, nanti pasti ada saksi," kata Ketua Divisi Kominfo DPP PD, Ruhut Sitompul, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (10/2/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apalagi, menurut Ruhut, masih banyak dugaan keterlibatan Nasir dalam kasus lain. Seperti dugaan ancaman terhadap Rosa.

"Apalagi yang dikatakan Denny Indrayana kaitan Pondok Bambu ada masalah pengancaman Rosa. Udah gitu alat IT pemantau pemasangan ini sudah berapa kali Nasir terekam. Jadi kalau alasannya sakit dia susah," tegas Ruhut.

Nasir, adik Nazaruddin ternyata 'menjual' nama Komisi III DPR agar bisa menjenguk Nazaruddin di luar jam kunjungan. Tak ayal, para petugas Rutan Cipinang pun tidak bisa berbuat banyak. Anggota Dewan yang terhormat itu pun dipersilakan bertamu sesuka hati.

"Nasir bilang anggota Komisi III dan berhak berkunjung," kata Wamen Denny Indrayana dalam keterangan pers di Kemenkum HAM, Jl Rasuna Said, Kuningan, Jakarta.

Denny memergoki Nasir dan pengacara Rosa, Djufri Taufik dan Arif Rahman tengah berdiskusi serius dengan Nazaruddin di luar jam besuk. Denny memergoki mereka jam 23.00 WIB, Rabu (8/2).

Dengan alasan sebagai anggota Komisi III DPR, Nasir pun berkunjung sesuka hati. Namun Denny dan Menkum Amir Syamsuddin sepakat, kalau pun anggota Dewan, tentu ada aturan terkait kunjungan. Harus sesuai aturan. Jam kunjungan di Rutan Cipinang pukul 10.00-12.00 WIB dan 13.00-15.30 WIB.

(van/gah)


Berita Terkait