Pantauan detikcom, Jumat (10/2/2012), penyemprotan dilakukan di SD Negeri 01 Ngaliyan, Semarang Barat. Tiap sudut sekolah tak luput dari jangkauan petugas.
Tikno, guru sekolah setempat, tak mengetahui pasti proses munculnya ulat-ulat bulu tersebut. Padahal dua bulan lalu, pihak sekolah sudah membasmi ulat tersebut. Saat itu, hewan yang dapat menyebabkan gatal-gatal itu, habis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agar tak mengganggu proses belajar mengajar, sekolah memindahkan siswa ke kelas lain.
Sementara, Kepala Kelurahan Ngaliyan, Sutrisno menjelaskan berdasarkan informasi yang diterima, munculnya ulat bulu tersebut disebabkan banyaknya pohon mangga yang diserang benalu.
"Kemarin ditinjau pemkot, hari ini dilakukan tindakan penyemprotan oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Semarang,β jelas Sutrisno.
Berdasarkan pantauan dan laporan masyarakat ke Kantor Kelurahan Ngaliyan, ulat bulu menyerang sejumlah titik di kawasan Panembahan Senopati dan SD Negeri 01 Ngaliyan, Semarang dan SMP 16 Semarang.
(try/try)











































