SBY Ajak Amien Bersama Mengelola Pemerintahan
Jumat, 30 Jul 2004 12:20 WIB
Yogyakarta - Seperti biasanya dalam pertemuan penjajakan koalisi, kepada wartawan para politisi akan mengatakan bahwa pertemuan itu silaturahmi. Namun selain itu, saat bertemu Amien Rais, Yudhoyono mengaku mengajak Amien bersama-sama mengelola pemerintahan. Pastinya dengan catatan kalau dia terpilih sebagai presiden."Kami bersepakat bahwa pikiran kami berdua ini untuk memberikan jalan dan pada prinsipnya kebersamaan kami adalah kebersamaan dalam mengelola pemerintahan. Juga kebersamaan ikut membangun semua itu untuk mewujudkan agenda reformasi ini," ujar Yudhoyono kepada wartawan usai melakukan pertemuan dengan Amien Rais di kediaman Amien di Yogyakarta, Jumat (30/7/2004)."Pada prinsipnya kami ingin membangun pemerintahan dan lembaga yang paling baik," lanjut Yudhoyono sambil menambahkan dirinya telah menjalin hubungan baik dengan Amien sejak capres dari PAN itu memimpin Muhammadiyah dan ketika memperjuangkan reformasi politik pada tahun 1998.Entah menyanjung atau tulus, Yudhoyono lalu menilai Amien sebagai sosok yang gigih memperjuangkan agenda-agenda reformasi, termasuk sering bertukar pendapat dengannya mengenai proses reformasi yang harus dilakukan dalam tubuh TNI saat itu.Lebih lanjut, Yudhoyono mengakui kunjungannya itu silaturahmi yang memiliki makna tersendiri. Makna khusus itu, lanjutnya, karena keduanya kemarin sempat berhadap-hadapan sebagai capres dalam putaran pertama. Namun kali ini keduanya perlu bertemu untuk menyamakan kembali pandangan, pikiran maupun persepsi untuk mengelola negara selama lima tahun ke depan."Setidaknya untuk lima tahun mendatang. Kami bersepakat dalam banyak hal sebenarnya, tapi yang paling esensial adalah komitmen kami berdua terhadap perubahan dan kelanjutan reformasi," ujarnya.Tak Ada KomitmenTentang apa yang disampaikan oleh Yudhoyono itu, Amien Rais membenarkannya."Yang dikatakan Pak SBY itu sudah betul semua. Memang itu dan dan saya konklusikan supaya tidak ada spekulasi lagi, yakni pertemuan dalam arti untuk melihat jauh ke depan bangsa ini. Menyamakan norma-norma, tapi harus digarisbawahi tidak ada komitmen apa pun," kata Amien yang berdiri mendampungi tamunya. "Mudah-mudahan di hari mendatang akan semakin jelas. Soal koalisi, mungkin masih too early dan apa yang dikatakan Pak SBY itu, memang itu (isi) pertemuan kami. Kalau agak lama ya biasa, bicara masa lalu ketika beliau di Korem 072, ketika di awal reformasi kita sering bretemu dan bertukar pendapat sana-sini," lanjutnya tentang isi pertemuan selama 1,5 jam itu.Setelah pertemuan itu Yudhoyono dan rombongan meninggalkan kediaman Amien menggunakan mobil Land Cruiser bernopol R 1 ZQ (bukan R 1 JQ seperti dalam berita sebelumnya). Pengawalan cukup ketat dari kepolisian serta sejumlah pendukungnya mengiringi kepulangan Yudhoyono ke Jakarta.
(nrl/)











































