Bentrok di Makassar, Belasan Orang Terluka

Bentrok di Makassar, Belasan Orang Terluka

- detikNews
Jumat, 30 Jul 2004 11:34 WIB
Makassar - Bentrok yang terjadi antara pedagang kaki lima (PKL) di pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar yang menolak digusur dengan pihak Administrator Pelabuhan (Adpel) menyebabkan belasan orang terluka. Selain itu, dua wartawan juga terkena lemparan batu. Dari data yang dihimpun, para korban luka itu berasal dari kedua belah pihak yang terlibat bentrokan. Dari pihak Adpel, ada 8 orang yang terluka. Mereka adalah Ruslan, Marzuki, Iskandar, Guntur, Faida, Zainal, Sulham, dan M. Rifai. Sebagian besar mereka terluka di bagian kepala, karena terkena lemparan batu dan kaca yang dilemparkan oleh para pedagang. Dari pihak PKL, sebanyak 8 orang terluka. Mereka, antara lain Suriati mengalami luka di bagian kepala, Jabbar mengalami luka di bagian lengan, Syamsiah mengalami memar di muka kerena terkena balok dan luka di punggung, Ati mengalami luka di tangan dan Rahmawati, gigi depan rontok karena terkena lemparan batu. Dua mahasiswa yang turut mendampingi para pedagang kaki lima, juga turut terluka karena terkena lemparan batu. Keduanya bernama Satria dan Yunus. Selain dari pihak Adpel dan PKL, dua orang wartawan yang meliput penggusuran ini juga ikut terluka terkena lemparan batu. Mereka adalah M. Yusran, kontibutor Antara, yang mengalami luka pada tangan dan Tahar, kameramen TPI, yang juga luka pada tangan. Selain tangannya, kamera yang dibawa oleh Tahar ikut terkena lemparan batu. Seorang tenaga kerja bongkar muat pelabuhan Makassar, H. Hanam Taba, juga turut menjadi korban luka. Dia terkena lemparan pada bagian kepala. Sementara itu, di lokasi penggusuran saat ini masih nampak batu dan pecahan kaca yang berserakan. Sejumlah PKL masih memunguti triplek dan papan bekas kios mereka yang sebagian besar telah hancur dan dilalap api. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads