"Elektabilitas partai kami menurun, bukan karena kasus korupsi kader kami, tapi karena penampilan teman-teman kita yang tidak cerdas dan santun di depan publik. Bhatoegana dan Ruhut itu biang keroknya permasalahan yang terjadi saat ini, seharusnya kedua orang ini yang segera dipecat!" ujar politisi asal Sulsel ini saat dihubungi detikcom, Kamis (9/2/2012).
Reza menambahkan, meskipun posisi Ruhut di Departemen Komunikasi dan Informasi PD, Ruhut tidak boleh asal ngomong ke media. Ruhut harus mengkonsultasikan lebih dahulu ke internal partainya apa yang akan diomongkannya ke publik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pertemuan para deklarator mendatang, Reza yang juga anggota Komisi I DPR RI ini menyebutkan, bertujuan untuk mengingatkan para kader Demokrat untuk memegang teguh prinsip partai yang berpolitik santun, religius seperti cita-cita para pendirinya.
Isu pelengseran Anas sebagai Ketum DPP Partai Demokrat muncul karena namanya banyak disebut di pengadilan kasus Nazaruddin. Isu tersebut tambah kencang setelah Angelina Sondakh ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Ruhut termasuk salah satu orang yang terus meminta Anas mundur karena mengkhawatirkan elektabilitas partai.
(try/nrl)











































