"Siapa yang nggak streslah, anak buahnya pakai narkoba," ujar pria yang akrab disapa Edo, usai jumpa pers di kantor BNN, Jl MT Hariyono, Jakarta, Rabu (8/2/2012).
Ia sempat berkelakar kepada wartawan, pihaknya lebih mudah mencari pramugari cantik ketimbang pilot yang pakai narkoba. Menurutnya, Lion Air hanya punya alat deteksi narkoba pada pilot, namun dirinya merasa sulit mencari pilot yang menggunakan barang haram tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ke depan pihaknya berjanji akan berperan serta untuk mencegah kasus narkoba agar tidak terulang kembali. Ia berharap kejadian ini merupakan yang terakhir kali menimpa perusahaan maskapai kelas menengah tersebut.
"Kami juga berharap ada peran serta masyarakat bila melihat menemukan atau apa pun untuk melaporkan bila pegawai kami khususnya pilot diindikasi menggunakan narkoba, supaya pencegahan bisa kita lakukan bersama," pungkasnya.
(es/mok)










































