"Ikhtiar kita untuk benah-benah. Karena itu kita berpikiran membentuk tim reformasi pembenahan menyeluruh. Coba kita kumpulkan anggotanya BK, pimpinan fraksi dan sebagainya untuk memperbaiki diri," tegas Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Santoso, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (8/2/2012).
Tim ini bertugas antara lain meningkatkan tingkat kehadiran anggota DPR. Utamanya dalam rapat-rapat penting di DPR.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, tim akan memantau perangkat mewah di DPR. Tim akan memastikan semua ruang rapat di DPR bebas barang impor.
"Dan dipastikan semua yang berbau mewah di Banggar dicopot, alat sadap copot, kursi ganti. Ruang rapat di DPR tidak boleh lebih mewah sendirian," jelas Priyo.
Selain itu tim akan mengkaji efektifitas BURT DPR. Termasuk mempertimbangkan menutup BURT DPR.
"BURT ke depan jangan dipimpin Ketua DPR supaya seperti badan lainnya. Ini kok istimewa sekali dipimpin ketua DPR. Itu masih perlu, tapi lebih banyak dikelola kesekjenan. Tapi jika itu pun tidak dipandang perlu supaya kita berikan itu kepada birokrasi Kesekjenan sepenuhnya," tandasnya.
(van/mok)










































