Apa kata Amir saat ditanya perlukah kedua menteri ini juga melepas jabatannya sebagai pengurus partai agar fokus dengan tugasnya di kementerian?
"Kurang tepat jika dibandingkan apple to apple dengan menteri Demokrat lainnya," jawab Amir saat jumpa pers di Kantor DPP PD, Jl Kramat Raya, Jakarta, Rabu (8/2/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, beban dan tanggung jawab setiap kementerian itu berbeda-beda. Khusus di kementerian yang ia pimpin yaitu Kementerian Hukum dan HAM, cukup banyak tugas-tugas yang membutuhkan konsentrasi penuh.
"Beban kementerian itu tidak sama, saya membawahi 11 eselon 1," jelasnya.
Keputusan melepas jabatan sebagai Sekretaris Dewan Kehormatan PD dinilainya sebagai keputusan strategis. Karena dari beberapa pengalaman yang pernah ia lihat, seorang menteri tidak bisa mempunyai jabatan lain.
"Tidak bisa seorang menteri punya kerja menyambi, ataupun sebaliknya," tegasnya.
Ia pun mengaku cukup tenang, posisinya di Dewan Kehormatan diisi tokoh yang merupakan senior Partai Demokrat. Dan ia mengaku cukup menikmati posisinya kini yaitu menjadi anggota dewan pembina PD.
"Beban tugas sekretaris DK itu lebih berat dan besar. Sedangkan kalau jadi anggota dewan pembina ada tanggung jawab tapi tidak besar. Dan saya cukup legowo di sekretaris Dewan Kehormatan diisi senior PD," tandasnya.
(lia/ahy)










































