"Saya yakin enam bulan selesai, kalau semua pihak bisa ikhlas saya yakin," kata Mendagri Gamawan Fauzi, menjawab pertanyaan wartawan usai rapat gabungan antara pemerintah dan DPR di Ruang Rapat Bamus DPR, Senayan, Jakarta, Rabu, (8/2/2012).
Salah satu upaya yang akan ditempuh oleh Mendagri adalah dengan menawarkan relokasi tempat peribadatan jemaat GKI Yasmin. Ia menjamin keamanan dan kenyamanan tempat relokasi jika pihak GKI Yasmin bersedia menerima tawaran relokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tempat relokasi yang ditawarkan Pemda Bogor adalah Hotel Harmoni yang berjarak 300 meter dari lokasi awal GKI Yasmin. Menurut Gamawan, tempat itu hanyalah tempat sementara untuk menunggu selesainya perundingan antara pemda, masyarakat dan pihak GKI Yasmin.
Jika perundingan selesai dan menghasilkan keputusan relokasi, maka pihaknya bersama Pemda Bogor siap membantu proses pembebasan tanah. "Jika dicapai titik temu misalnya relokasi, pemerintah Bogor mau membelikan tanah di tempat yang baru. Sementara menunggu selesainya pembangunan, perijinan pakailah Hotel Harmoni," tutur Gamawan.
Rapat gabungan antara DPR RI bersama dengan pemerintah dan Ombudsman telah selesai dilaksanakan. Hasilnya, DPR meminta pemerintah segera menyelesaikan polemik GKI Yasmin.
"Memutuskan agar pemerintah (pusat dan daerah) dalam waktu yang sesegera mungkin menyelesaikan permasalahan GKI Yasmin Bogor secara tuntas dengan melibatkan seluruh unsur dan elemen masyarakat yang terkait," kata Ketua Komisi II, Agun Gunanjar dalam rapat yang digelar di ruang rapat Badan Musyawarah DPR RI, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (8/2/2012).
(gah/nrl)










































