Permai Group Pernah Kirim Paket Kado Uang Ribuan Dollar ke DPR

Permai Group Pernah Kirim Paket Kado Uang Ribuan Dollar ke DPR

- detikNews
Rabu, 08 Feb 2012 16:46 WIB
Permai Group Pernah Kirim Paket Kado Uang Ribuan Dollar ke DPR
Jakarta - Permai Group, perusahaan milik Nazaruddin pernah mengirimkan paket kado berisi ratus ribuan dollar. Ini merupakan fakta baru setelah terungkap adanya kiriman ke Angelina Sondakh dan I Wayan Koster.

Hal itu berdasar kesaksian mantan staf keuangan Permai Grup, Saiful Bahri, di PN Tipikor Jl Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Rabu (8/2/2012).

Saiful mengaku pernah diminta untuk memberikan uang yang dibungkus kertas kado kepada supir Nazaruddin.

"Pernah dua kali diminta tolong Mbak Rina nganter paket nemenin sopir Yulianis (Lutfi) nganter ke sopir Babe (Nazaruddin) ke basement DPR," kata Bahri.

Bahri mengatakan perintah itu dilakukannya pada April 2010. Bahri bekerja di bagian akuntan Permai Grup sejak Desember 2009.

Ia mengaku hanya diperintahkan untuk turut mengantarkan uang berbungkus kertas kado kepada supir Nazaruddin bernama Aan.

"Kata Mbak Rina suruh pergi saja, yang tahu Aan itu Luthfi," ujarnya.

Selang dua minggu kemudian, Bahri mengaku kembali diminta menemani Luthfi mengantarkan uang ke Gedung DPR. Sama seperti paket uang sebelumnya, paket kali ini juga dibungkus seperti kado.

"Besar paketnya hampir sama, dengan kertas kado berwarna anak-anak," tutur Bahri.

Setelah memastikan kalau paket itu diterima Aan, Bahri dan Luthfi lalu kembali ke Permai Grup.

Bahri sempat bertanya kepada Oktarina mengenai isi paket yang diantarkan ke DPR itu. Bahri mengatakan Oktarina menyebut isi paket itu berupa uang senilai 200.000 dollar AS.

Pada persidangan sebelumnya, Luthfi, supir Yulianis mengaku pernah dua kali mengantarkan uang ke gedung DPR pada 5 Mei 2010. Pagi hari, dia mengantar uang dalam kardus printer kemudian sore harinya kembali ke DPR mengantar uang dalam kardus rokok.

Menurut Luthfi, uang miliaran rupiah itu ditujukan ke ruangan anggota Badan Anggaran DPR, I Wayan Koster di lantai enam gedung DPR.

Mantan Wakil Direktur Keuangan Permai Grup, Yulianis, mengatakan Permai Grup mengeluarkan kas senilai 1,1 juta dollar AS untuk DPR atas permintaan Nazaruddin. Uang jutaan dollar itu, kata Yulianis, untuk menggiring proyek Wisma Atlet SEA Games 2011.

(fjr/aan)


Berita Terkait