"Semua airlines sudah dipanggil oleh Dirjen Udara diminta komitmennya dan mereka sudah komitmen," ujar Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemenhub Bambang S Ervan kepada detikcom, Rabu (8/2/2012).
Bambang menolak menyebutkan waktu pertemuan itu. Namun pertemuan itu akan dilangsungkan kembali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemenhub juga melakukan tes narkoba pada seluruh awak kabin pesawat secara acak. Pada Senin (4/2), pilot dan kopilot juga sudah dites urine dan hasilnya ada 1 kopilot yang terindikasi narkoba.
Bambang menjelaskan, pihaknya bekerjasama dengan seluruh kru pesawat untuk melaporkan secara sukarela rekan mereka yang mengkonsumsi narkoba.
"Kepada semua petugas, kru, baik darat, udara, bahwa apabila dikasih kesempatan untuk melaporkan diri secara sukarela," imbuh Bambang.
Dalam setahun ini, sejumlah pilot, kopilot dan pramugari diciduk karena mengkonsumsi narkoba.
Keseriusan memberantas penyalahgunaan narkoba di kalangan penerbang mencuat menyusul penangkapan Saiful Salam (44), pilot Lion Air, di Surabaya, 4 Februari 2012. Penangkapannya terjadi setelah BNN menciduk pilot Hanum Adhyaksa di Makassar. Kemenhub telah mencabut lisensi terbang Saiful dan Hanum.
(nik/nrl)










































