"Sebaiknya dicopot karena sebagai kapolsek tidak becus menjalankan tugas," saran Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, kepada wartawan, Rabu (8/2/2012).
Menurut Neta, polsek yang berada di Jakarta merupakan tolak ukur dari polsek-polsek di daerah. Neta khawatir jika tidak ada tindakan tegas dalam kasus itu, kejadian serupa akan terulang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski sudah menangkap dua tahanan menurut Neta, polsek harus dibantu oleh Polda dan Polres untuk menangkap tahanan yang masih buron. Harus ada waktu sehingga proses pengejaran tidak berlarut-larut.
"Kurang lebih seminggu sebaiknya para tahanan sudah bisa ditangkap," kata Neta.
Seperti diberitakan sebelumnya, 12 tahanan Polsek Cempaka Putih melarikan diri sekitar pukul 02.00 WIB tadi. Para tahanan yang merupakan tersangka kasus narkoba dan pencopetan itu kabur dengan cara menggergaji teralis besi jendela kamar mandi yang terletak di dalam sel tahanan.
Para tersangka telah merencanakan pelarian itu selama satu minggu sebelumnya. Dua tersangka Suwardi dan Agus berhasil ditangkap di Bekasi dan Tanjung Priok, beberapa jam usai melarikan diri.
(did/did)











































