Sumbangan tersebut rencananya akan diserahkan kepada pihak SDN Citeras 1, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, karena 2 kelas di sekolah tersebut rubuh pada Minggu 5 Februari lalu.
Kapolres Garut AKBP Enjang Hasan Kurnia, mengatakan pihaknya prihatin atas rubuhnya 2 lokal kelas dan 4 kelas lainnya terancam ambruk akibat kondisi bangunan sudah tua, sehingga 240 siswa terpaksa belajar ditenda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak Polres, meminta agar warga selalu waspada terhadap maraknya aksi kriminal, seperti, curas dengan sasaran para nasabah bang, atau curat dengan modus pecah kaca mobil.
"Sehingga jika diantara warga masyarakat yang akan mengambil atau menyetor uang ke Bank, bisa minta pengawalan petugas", ungkap Enjang.
Termasuk para pemilik mini market diharapkan untuk memasang kamera cctv, sebagai upaya menekan angka kriminalitas yang akhir-akhir ini marak disejunlah daerah.
"Bagi para pemilik kendaraanpun kami minta untuk waspada dengan maraknya aksi curanmor", pungkasnya.
(did/did)











































