Kasus VCD, Kalla Yakin Polri Serius Usut Aparat Internalnya
Kamis, 29 Jul 2004 20:40 WIB
Jakarta - Sejumlah kalangan menilai Polri lebih serius mengusut pengganda VCD pro Megawati ketimbang mengusut aparat Polri yang terlibat di dalam isi VCD tersebut. Namun begitu, cawapres Jusuf Kalla yakin Polri akan mengusut tuntas secara internal terhadap aparat yang terlibat."Polri sudah mengambil langkah tegas dengan mencopot kombes itu (Kapolwil Banyumas Kombes Pol AA Mapparessa-red). Ini merupakan langkah positif dari Polri," kata Jusuf Kalla di kediamannya di Jalan Brawijaya No 6 Jakarta Selatan, Kamis (29/7/2004). Kalla menyatakan hal itu di sela-sela acara, menerima Sriyanto.Sriyanto adalah seorang simpatisan Partai Demokrat dan pendukung SBY-Kalla yang berjalan kaki dari Sukaharjo menuju Jakarta selama 14 hari lebih. Dia berjalan kaki karena pernah bernazar jika pasangan SBY- Kalla menang pada putaran pertama dia akan menemui SBY dan Kalla di Jakarta dengan berjalan kaki. Sebelum bertemu Kalla, dia juga telah bertemu dengan SBY.Kembali soal VCD, Kalla menyatakan, ada hal-hal penting yang ditarik dari kasus tersebut. Hal itu antara lain, mengenai sikap netralitas aparat Polri, etika politik dan sikap KPU. "Sangat tidak beretika jika seorang pejabat Polri menyatakan, calon no 4 begini, calon no 5 begini. Padahal calon tersebut masih menjabat sebagai wapres," kata Kalla.Sebagai aparat Polri yang harusnya netral, tidak sepantasnya menyatakan hal itu. Polisi harus mengusutnya secara tuntas karena hal ini menyangkut integritas Polri. "Dan KPU juga harus mengambil tindakan secara politis. Dan hal ini jangan terjadi lagi," ungkapnya.Saat ditanya apakah dirinya percaya dengan janji Polri yang akan mengusut tuntas, sedangkan ada anggapan kasus tersebut diduga melibatkan pejabat Polri. Menanggapi hal itu, Kalla merasa percaya Polri akan mengusut tuntas. "Tentunya kita masih percaya. Karena kalau tidak, kita mau percaya siapa lagi," demikian Kalla.
(mar/)











































