Pramono Minta Menhub Perintahkan Semua Maskapai Tes Urine Pilot

Pramono Minta Menhub Perintahkan Semua Maskapai Tes Urine Pilot

- detikNews
Senin, 06 Feb 2012 17:32 WIB
Pramono Minta Menhub Perintahkan Semua Maskapai Tes Urine Pilot
Jakarta - Pilot Lion Air, SS (40), ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) saat mengkonsumsi sabu di sebuah kamar hotel di Surabaya. Wakil Ketua DPR Pramono Anung meminta Menteri Perhubungan mengambil sikap konkret dengan mendesak semua maskapai penerbangan untuk melakukan tes urine kepada pilot yang hendak menerbangkan pesawat.

"Pemerintah dalam hal ini sebagai regulator Menhub untuk memerintahakan kepada seluruh maskapai untuk mengadakan sample random tes urine terhadap pilot yang akan terbang. Sebab ini membawa orang yang banyak. Apalagi ini bukan peristiwa pertama di Lion Air, maka sudah menjadi kewajiban bagi Lion air melakukan pengecekan secara random menyangkut pilot yang mengkonsumsi sabu, apabila ada yang kena, yang bersangkutan dicabut izin terbangnya," ujar Pramono, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (6/2/2012).

Menurut Pramono, kejadian pilot mengkonsumsi sabu sangat membahayakan penerbangan. Karena itulah Menhub harusnya lebih ketat dalam penertiban dan pengawasan keselamatan penerbangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau Menhub mau, bisa mengeluarkan Permen, atau instruksi. Ini harus ditaati karena membawa nyawa banyak. Jadi bukan hanya pilotnya tapi maskapainya ditegurlah, agar ada efek jera. Di luar negeri jika pilotnya ketahuan mengkonsumsi drugs maskapai ditegur dan dicabut izinnya. Maskapai bertanggung jawab dan itu sangat ketat," tegas Pramono.

Ia juga meminta Menhub tak mengandalkan BNN untuk menertibkan pilot pemakai narkoba. Karena Menhub lebih berperan dalam antisipasi, sementara BNN pada penindakan di lapangan.

"Ada atau tidak, Kemenhub harus tindak tegas, bukan hanya tugas BNN. BNN hanya peristiwanya saja, tetapi pada regulasinya menjadi tanggung jawab Kemenhub. Menhub tidak boleh hanya tinggal diam, Menhub bukan hanya memberikan izin terbang saja, tapi juga pengawasan, jika terbukti, beri peringatan maskapai tersebut. Sehingga mereka lebih aware menertibkan para pilot atau kru pesawat untuk tidak bermain-main dengan nyawa penumpang," tandas Pramono.

(van/nvt)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads