Boyce Yakinkan Tak Ada Intervensi Asing dalam Pilpres
Kamis, 29 Jul 2004 15:21 WIB
Jakarta - Dubes AS Ralph L.Boyce meyakinkan tidak ada intervensi asing dalam pilpres di Indonesia. Dia merasa heran terhadap banyak komentar yang menuduh adanya intervensi tersebut."Saya sangat kaget soal (kritikan terhadap) pengamat asing dalam pilpres. Padahal sebenarnya ini adalah penghargaan atas pilpres yang berlangsung adil dan damai," kata Boyce usai menemui Presiden Megawati di Istana Negara, Jl.Veteran, Jakpus, Kamis (29/7/2004)."Saya juga bingung dengan kritikan itu. Karena saat pengamat asing mengucapkan selamat pada rakyat Indonesia, justru dituduh intervensi," sambung Boyce. Boyce sekali lagi juga mengucapkan selamat atas pelaksanaan pemilu yang aman dan damai.SBYDitanya apakah ada keterlibatan militer dalam pemilu karena ada capres dari militer, Boyce menjawab, pihaknya tidak merasa ada keterlibatan militer dalam pilpres. "Karena dia merupakan jenderal purnawirawan, jadi bukan militer," katanya.Apa betul SBY pernah bertemu Menlu Colin Powell waktu penyelenggaraan ARF awal Juli lalu di Jakarta? "Itu tidak benar. Adalah tidak pantas melakukan pertemuan terpisah dengan kandidat presiden lain. Saya ingin yakinkan semua orang bahwa itu tidak benar ada pertemuan," tandasnya.Boyce menyatakan, Powell memang terlambat datang ke Indonesia kehingga tidak bisa melakukan kunjungan kehormatan kepada Presiden Mega. "Tapi Powell menghadiri pertemuan yang dihadiri 22 menteri yang hadir waktu itu," demikian Boyce.
(nrl/)











































