Hidayat: PKS Tidak Mau Terjebak Dukung Figur Capres

Hidayat: PKS Tidak Mau Terjebak Dukung Figur Capres

- detikNews
Kamis, 29 Jul 2004 14:10 WIB
Bandung - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak ingin terjebak ke dalam dukung-mendukung figur seseorang dalam pemilihan presiden (pilpres). Karena itu sejak awal, partai ini berusaha memberikan dukungan untuk penegakan demokrasi itu sendiri.Demikian disampaikan Dr Hidayat Nurwahid, Ketua Umum PKS usai bersilaturahmi dengan pengasuh ponpes Darut Tauhid (DT) KH Abdullah Gymnastiar, di kediaman pribadinya Jl Geger Kalong Girang Bandung, Kamis (29//7/2004) siang. Hidayat bertemu dengan Aa' Gym, panggilan akrab pimpinan ponpes DT ini usai melaksanakan salat Dzuhur. Di Saung Aa' Gym, kediaman pribadinya, Hidayat dan rombongan dijamu makan siang sembari lesehan di teras rumah. Menurut Hidayat, partainya tidak sependapat jika dikatakan dukungan yang diberikan kepada Ketua Umum DPP PAN Prof Dr Amien Rais, dalam pilpres tahap pertama itu disebut terlambat, sehingga dukungan kepada tokoh reformis ini kurang. "Saya kira bukan soal terlambat atau tidak. Yang jelas, dalam mekanisme internal di PKS sendiri kami memang tidak ingin terjebak kepada kepentingan jangka pendek atau kepada figur-figur saja," tuturnya.Karena itu, dukungan yang diberikan dibahas secara mendalam. Berbagai aspek dan faktor dikaji. "Yang jelas, orientasinya bukan pada mendapatkan pembagian kekuasaan. Tetapi bagaimana agar iklim demokrasi dan kesejahteraan bagi masyarakat bisa lebih terbangun," tandasnya.Hal yang sama, menurut dia, dilakukan dalam pilpres putaran kedua ini. "Jadi persoalannya bukan kepada siapa dukungan harus diberikan. Tetapi bagaimana agar ke depannya, kepemimpinan yang terbentuk bisa memberikan maslahat dan kebaikan bagi masyarakat dan bangsa," kata Hidayat lagi.Sementara soal pembicaraan antara Hidayat dengan Aa' Gym sendiri, menurut Sekretaris DPW PKS Jabar H Yudi Widiana Adia, tidak secara khusus membicarakan persoalan politik. "Kami datang ke sini hanya bersilaturahmi. Kebetulan, Dr Hidayat diminta memberikan ceramah di depan para santri di DT ini," tuturnya.Aa' Gym sendiri menurut pengurus pesantren itu, secara khusus menyempatkan diri pulang ke Bandung dari kegiatannya di Jakarta untuk menemui Dr Hidayat. Aa' Gym baru tiba di pesantrennya menjelang Dzuhur, dan kemudian langsung menemui sekaligus menjamu Dr Hidayat dan rombongannya. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads