Ambon Di-sweeping, Aparat Temukan Puluhan Senjata Tajam
Kamis, 29 Jul 2004 14:01 WIB
Ambon - Aparat gabungan Polri dan TNI melakukan sweeping di Ambon, Maluku, Kamis (29/7/2004). Aparat penemukan puluhan senjata tajam. Namun, aparat belum berhasil menemukan satu pun senjata api. Sweeping ini dilakukan untuk mendukung pengamanan menjelang pemilihan presiden (pilpres) tahap kedua September nanti. Sweeping dilakukan di perempatan Jl. Sultan Hairun dan Jl. AY.Patty, Jl Pattimura dan Jl Slamet Riyadi. Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease AKBP Leonidas Braskan kepada detikcom menyatakan, tujuan sweeping tersebut selain mengamankan jalannya Pemilu hingga usai, juga menertibkan segala kelengkapan kendaraan bermotor maupun mobil. "Anda lihat, banyak motor yang berhasil dijaring. Sudah lama ingin kami lakukan, namun kondisinya belum tepat," ujarnya,Dikatakan, walaupun aksi tersebut berhasil menemukan puluhan senjata tajam, namun dirinya belum puas, karena tidak menemukan satu pun senjata api. "Senjata api kan masih banyak beredar di Maluku terutama Ambon, padahal sudah dua bulan sweeping dilaksanakan. Makanya kami gelar terus sweeping ini. Dan dalam waktu dekat akan kami laksanakan di perumahan penduduk," kata dia.Salah seorang warga, Nurdin Sopamena yang juga terkena aksi sweeping ini menyatakan, sebaknya aparat mengubah strateginya. "Mana ada penduduk yang membawa-bawa senjata api dalam perjalanannya. Kalau bisa sweepingnya mendadak dan digelar di tempat-tempat yang dicurigai masih menyimpan banyak senjata api," ujarnya.Hal senada disampaikan, Cornelia Pattiruhu, warga Air Salobar. Dia menilai, aksi yang dilaksanakan pihak kepolisian tidak efektif dan hanya buang-buang waktu dan energi. "Cobalah sweeping dilaksanakan di tempat-tempat rawan. Misalnya Kudamati, Galunggung dan lain-lain. Saya yakin pasti ketemu, walaupun hanya satu dua senjata api," pintanya.
(asy/)











































