Grup T-ta Paramadina Terima Penghargaan di Dubai

Laporan dari Dubai

Grup T-ta Paramadina Terima Penghargaan di Dubai

- detikNews
Minggu, 05 Feb 2012 12:34 WIB
Grup T-ta Paramadina Terima Penghargaan di Dubai
Dubai - Setelah sukses tampil dalam festival internasional di Dubai atas undangan resmi pemerintah setempat, grup tari T-ta Paramadina dari Universitas Paramadina, Jakarta, diganjar penghargaan.

Sertifikat Piagam Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Konsul Jenderal RI Mansyur Pangeran, disaksikan seluruh staf Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Dubai.

"Grup T-ta Paramadina dinilai berhasil dalam berbagai penampilan di Dubai Shopping Festival (DSF) 2012 selama kurang lebih sebulan di depan puluhan ribu publik Dubai," demikian Konsul Pensosbud Adiguna Wijaya dalam keterangan pers kepada detikcom, Sabtu (4/2/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Grup T-ta Paramadina ini terdiri dari Eko Saputra, Hadi Sadikin Rachmat, Edison, Rifky Andhika, Rian Pri, Ayu Astria Riesnata Atmaja, Raeny Juliana Raimond, Farah Aini Astuti, Meiyorisa Sunia, Diannitha Phobe, dan Keken Frita Vanri.

Mereka secara resmi diundang oleh pemerintah Dubai melalui institusi Dubai Events and Promotion di bawah The Department of Economic Development untuk tampil dalam festival tahunan yang berlangsung selama 32 hari sejak 5/1/2012 lalu.

Konjen RI Mansyur Pangeran menyampaikan apresiasi dan kegembiraannya atas peran T-ta Paramadina sebagai duta bangsa di bidang budaya, yang telah turut mempromosikan kekayaan budaya dan kesenian tradisional Indonesia.

"Paling utama T-ta Paramadina juga turut mendorong peningkatan citra Indonesia yang lebih positif di Dubai khususnya dan UAE pada umumnya," ujar Konjen dalam pidato sambutan penyerahan penghargaan (31/1/2012).

Menurut Konjen, undangan pemerintah Dubai untuk mengisi kegiatan pentas budaya di DSF 2012, yang diikuti berbagai bangsa, merupakan wujud apresiasi dan minat pemerintah serta warga Dubai akan budaya Indonesia.

"Partisipasi Indonesia kali ini merupakan momentum tepat untuk lebih memperkenalkan dan mendekatkan masyarakat kedua negara," imbuh Konjen.

Penampilan Indonesia oleh T-ta Paramadina selain disaksikan oleh warga Dubai yang terdiri dari sekitar 180 kebangangsaan di dunia, juga wisatawan mancanegara yang membanjiri Dubai. Diharapkan selanjutnya minat mereka tergugah dan tertarik untuk mencari informasi lebih jauh mengenai Indonesia dan berkunjung ke Indonesia.

Konjen menggarisbawahi bahwa pengalaman yang didapat oleh T-ta Paramadina selama lebih dari 32 hari tinggal di Dubai merupakan suatu hal yang berharga dan tidak semua orang dapat memiliki pengalaman ini.

"Mereka dapat memperoleh gambaran sebenarnya mengenai kehidupan warga di Dubai dan sekitarnya. Hal ini kiranya dapat menambah wawasan dalam mengembangkan kreatifitas dan pribadi di masa akan datang," pungkas Konjen.

Dalam kesempatan tersebut, Eko Saputra mewakili T-ta Paramadina menyampaikan terimakasih atas penghargaan dan rasa kegembiraan dapat terpilih diantara 4 grup tari dari berbagai universitas di Indonesia yang sebelumnya diajukan oleh The International Organization of Folk Art- Indonesia.

Selama festival, T-ta Paramadina menampilkan sekitar 20 tarian tradisional dan kontemporer antara lain Tari Giring-Giring dan Enggang (Kalimantan), Gandrung, Asmara dan Gopala (Bali), Sayur Asem dan Lenggang Nyai (Betawi), Piring Cupak, Piring Sofyani, Galombang, Rantak (Minang), Bajidor Kahot (Sunda), Pesta Perang (Papua), Gambir Anom (Jawa Tengah), Topeng Kelana (Cirebon), Tanggai (Sumatera Selatan), Tari Kipas Lampung (Lampung), Tari Melayu (Kepulauan Riau), serta Tari Remo (Jawa Timur).

Sebagian besar penampilan mereka berlangsung di arena bazar dan panggung hiburan Al Seef Street di daerah Dubai Creek, Emaar Boulevard di kompleks superblok pertokoan terbesar di dunia, Dubai Mall dan gedung tertinggi di dunia Burj Khalifa.

Mereka juga turut berpartisipasi dalam karnaval DSF 2012 yang diadakan setiap akhir pekan. Grup tari Indonesia ini juga mendapatkan kehormatan menjadi penampil pertama diantara para peserta asing dari 15 negara pada malam pembukaan DSF 2012.

Seluruh penampilan di festival ini mendapat perhatian harian utama UAE berbahasa Inggris Khaleej Times edisi 30/1/2012, yang menurunkan artikel liputan berjudul Coming Together to Entertain dengan foto ukuran besar para penari T-ta Paramadina sedang beraksi, disertai sekelumit uraian artikel mengenai penampilan T-ta Paramadina.
(es/es)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads