"Saat ini pemerintah kita baru menandatangani MoU dengan pemerintah Malaysia dan Australia. kita baru akan melobi dan sedang memikirkan cara pembebasan nelayan tersebut, kami sudah menghubungi konsulat di sana untuk menyiapkan bantuan hukum bagi nelayan kita di pengadilan Timor Leste," ujar Menteri Kelautan & Perikanan Sharif Cicip Sutardjo.
Pernyataan itu disampaikan Cicip saat ditemui detikcom usai mengunjungi Tempat Pelelangan Ikan Paotere, di Makassar, Sabtu (4/2/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
6 nelayan asal Desa Buhung Pitue, Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai, yang saat ini masih ditahan pemerintah Timor Leste tersebut adalah Kaharuddin, Hasran, Ambo Tang, Cetta, Bachtiar dan Laji.
6 nelayan spesialis pencari ikan Tuna ini sebenarnya ditangkap pada 25 Desember 2011 tahun lalu, namun baru diketahui pada 30 Januari 2012 saat keluarga nelayan melapor ke kantor DPRD Sinjai.
Dari data yang dihimpun detikcom, keenam nelayan tersebut sedang mencari ikan di perairan Nusa Tenggara Timur, saat mesin kapal motor Masagena yang mereka gunakan mengalami kerusakan, akhirnya kapal mereka terbawa arus dan memasuki perairan Timor Leste.
(mna/ahy)











































