BK DPR: Teknologi IT RP 7,5 M di Ruang Banggar Tak Dicopot

BK DPR: Teknologi IT RP 7,5 M di Ruang Banggar Tak Dicopot

- detikNews
Sabtu, 04 Feb 2012 16:33 WIB
BK DPR: Teknologi IT RP 7,5 M di Ruang Banggar Tak Dicopot
Jakarta - BK DPR menuturkan teknologi IT mutakhir senilai Rp 7,5 miliar yang dipasang di ruang baru Banggar DPR tidak dicopot. Ruang Banggar DPR pun kini dilengkapi dengan teknologi IT paling mantap.

"Untuk tekonolog IT itu tidak termasuk yang kita bahas kemarin. Jadi belum ada keputusan itu dicopot. Yang dicopot itu kursi, kemudian sistem nirkabel diganti dengna kabel, kemudian lampu," kata Ketua BK DPR, M Prakosa, kepada detikcom, Sabtu (4/2/2012).

Teknologi IT di ruang baru Banggar DPR tergolong unik. Tak hanya kantor lain di Indonesia yang menggunakan teknologi ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"IT di ruang Banggar itu sangat bagus. Jadi itu ada mic, kalau mic dinyalahkan kamera langsung nyorot ke anggota dan ditampilkan di 3 layar LCD yang dibeli dari Korea," kata Prakosa.

Hanya kursi ruang Banggar baru DPR seharga Rp 4 miliar yang dibongkar. Karpet impor dari Amerika seharga Rp 980 juta tidak dilepas, demikian juga dengan 3 unit LCD besar buatan korea seharga Rp 1,9 miliar tak dilepas dari ruang Banggar.

Ketua DPR Marzuki Alie pun sudah meminta teknologi IT di ruang baru Banggar DPR seharga Rp 7,5 miliar itu dicopot. Atau minimal diganti dengan yang lebih murah.

"Saya cuma mengarahkan, sekjen yang melaksanakan. Harga dikurangi kursi, layar apa itu yang bergelombang itu masih Rp 14,5 miliar. Saya bilang Rp 14,5 miliar masih mahal. Peralatan IT-nya itu sampai Rp 7,5 miliar. Bisnis IT itu bisnis tisani, bisnis tipu sana tipu sini. Saya sampaikan kita jangan dikendalikan tender, dikendalikan konsultan," kata Ketua DPR Marzuki Alie, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (3/2/2011).

(van/ndr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini