Indonesia Butuh 4 Juta Kantong Darah

Indonesia Butuh 4 Juta Kantong Darah

- detikNews
Jumat, 03 Feb 2012 20:22 WIB
Pekanbaru - Dalam setahun, Indonesia membutuhkan 4 juta kantong darah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Kecelakaan lalu lintas adalah faktor terbesar tingginya kebutuhan tersebut.

Demikian disampaikan Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla, Jumat (3/2/2012) saat meresmikan markas PMI Riau, di Pekanbaru. Menurut Kalla, PMI jika dulunya memiliki Unit Transfusi Darah, kini namanya diganti menjadi Unit Donor Darah (UDD).

"Diharapkan kerja unit PMI ini dapat bekerja lebih optimal, sehingga juga dapat memenuhi kebutuhan darah sebanyak itu," kata Jusuf Kalla dalam pidatonya di Markas PMI dan UDD Provinsi Riau yang baru di Jalan Mekar Sari, Nomor 1, Pekanbaru.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mantan Wakil Presiden ini mengharapkan, PMI di seluruh tanah air, khususnya PMI Riau, dapat lebih bekerja lebih baik lagi, mengingat setiap tahunnya, kebutuhan darah akan terus meningkat.

"Jumlah penduduk yang terus bertambah memungkinkan jumlah permintaan kantong darah semakin meningkat. Bertambahnya jumlah kendaraan, menjadikan angka kecelakaan semakin bertambah juga. Angka kecelakaan menjadi sumber bermunculannya pasien-pasien yang sangat membuthkan bantuan darah," paparnya.

Menurut Kalla, 4 juta kantong darah sebanding dengan dua juta orang. Sekiranya dari juta orang tersebut, membutuhkan darah, dan pihak rumah sakit terlambat dalam memberikan karena minimnya stok, maka akibatnya bisa sangat fatal.

"Kondisi inilah yang harus diperhatikan oleh bangsa ini. PMI harus tetap semangat dalam bekerja demi keselamatan manusia," tandasnya.

(cha/try)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads