"Tentu semua sudah ada prosedur. Kalau itu ada langkah-langkah membahayakan, saya kira harus dilumpuhkan," ujar Kapolri Jenderal Timur Pradopo di Kemenko Perekonomian, Jl Lapangan Banteng, Jakarta Timur, Jumat (3/2/2012).
Menurut Timur, semua tindakan anggotanya di lapangan akan dipertanggungjawabkan. Sedangkan mengenai kabar penangkapan 5 warga, Timur enggan menjelaskan secara rinci.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bentrokan bermula saat 200 warga Batang Kumu, Tapsel mendatangi karyawan PT MAI yang tengah bekerja di lahan yang bersengketa pada Kamis (2/2). Massa membawa senjata tajam berupa parang dan cangkul. Mereka meminta karyawan PT MAI menghentikan pekerjaan mereka. Namun permintaan itu tidak diamini. Bentrokan pun terjadi.
Akibat bentrokan ini, 2 satpam mengalami luka bacok. 4 Brimob yang berupaya melerai bentrokan ini pun ikut terluka. Untuk mencegah massa yang semakin beringas, brimob menembakkan peluru karet dan hampa ke kaki dan paha 6 warga Batang Kumu. Hingga akhirnya massa membubarkan diri.
(gus/vta)










































