"Dari kejadian ini sudah diamankan 2 warga dari Batang Kumu. Jadi mereka bukan hilang, tapi diperiksa dan dinterogasi," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Raden Heru Prakoso, saat dihubungi detikcom, Jumat (3/2/2012).
Raden mengatakan keduanya kini berada di Polres Tapanuli Selatan. Keduanya berinisial AS (48) dan S (57). Mereka dimintai keterangan mengenai siapa penggerak massa dan yang memprovakasi untuk datang ke lokasi bentrokan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bentrokan bermula saat 200 warga Batang Kumu, Tapsel mendatangi karyawan PT MAI yang tengah bekerja di lahan yang bersengketa pada Kamis (2/2). Massa membawa senjata tajam berupa parang dan cangkul. Mereka meminta karyawan PT MAI menghentikan pekerjaan mereka. Namun permintaan itu tidak diamini. Bentrokan pun terjadi.
Akibat bentrokan ini, 2 satpam mengalami luka bacok. 4 Brimob yang berupaya melerai bentrokan ini pun ikut terluka. Untuk mencegah massa yang semakin beringas, brimob menembakkan peluru karet dan hampa ke kaki dan paha 6 warga Batang Kumu. Hingga akhirnya massa membubarkan diri.
(gus/vta)











































