Berikut kronologi bentrokan berdasarkan informasi Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Raden Heru Prakoso saat dihubungi detikcom, Jumat (3/2/2012):
Kamis 2 Februari, pukul 09.00 WIB
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pukul 11.30 WIB
Tiba-tiba datang kurang lebih 200 warga Batang Kumuh, Tapanuli Selatan (Tapsel) ke lokasi. Massa ini membawa senjata tajam berupa parang dan cangkul. Massa meminta para karyawan agar tidak bekerja di lahan yang tengah bersengketa tersebut. Namun permintaan massa ini tidak diamini para karyawan PT MAI. Massa pun berang. Akhirnya bentrokan pun terjadi.
Akibat bentrokan itu, dua satpam PT MAI mengalami luka bacok. Melihat situasi semakin ricuh, 4 petugas Brimob yang tengah berjaga di lokasi berusaha melerai bentrokan. Tembakan peringatan ke atas pun dilakukan.
Namun bukannya berhenti, 4 petugas Brimob tersebut justru diserang warga Batang Kumu. 4 Brimob ini pun terluka. Untuk mencegah situasi menjadi semakin buruk, Brimob yang saat itu memegang senjata dengan peluru karet dan hampa ini pun menembak warga yang menyerang mereka. Tembakan diarahkan ke kaki. 6 Warga Batang Kumu terluka di bagian kaki dan pahanya.
Pukul 12.30 WIB
Massa dari Batang Kumu mundur. Mereka kembali ke desanya. Para karyawan PT MAI pun diimbau juga kembali ke rumah masing-masing.
(gus/vta)











































