"Yang mengalami kecelakaan laut dua orang, semuanya nelayan Pantai Bugel. Satu selamat dan satu orang masih dalam pencarian," kata Supardal, salah seorang anggota SAR Pantai Glagah kepada wartawan di Pantai Bugel.
Menurut dia, korban Gunarto dan Nuryanto pada Kamis pagi pergi berangkat mencari ikan di laut menggunakan perahu kecil bersama kelompok nelayan lainnya. Pagi hari cuaca pantai selatan cerah dan ombak tidak terlalu tinggi seperti beberapa hari sebelumnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan kesaksian beberapa teman nelayan lainnya lanjut Supardal, perahu yang ditumpangi Gunarto dan Nuryanto bisa lepas dari hantaman ombak besar dan tinggi yang datang pertama dan kedua. Namun saat ombak ketiga datang perahu langsung terangkat dan terbalik.
Kedua korban langsung terjebur ke laut. Nuryanto berhasil menyelematkan diri dan berenang ke arah pantai menggunakan pelampung. Sedangkan Gunarto hingga saat ini masih hilang dan dalam pencarian.
"Teman-teman nelayan bersama Tim SAR sejak pagi hingga sore terus mencari dengan menggunakan jaring mulai dari wilayah Pantai Trisik hingga Glagah namun belum ketemu," katanya.
Menurut Supardal, istri korban Ny Suparmi yang tinggal tidak jauh dari Pantai Bugel sudah diberitahu mengenai musibah yang menimpa suaminya oleh sesama nelayan. Istri korban juga tengah hamil muda untuk anak yang kedua. Di mata sesama nelayan Bugel hingga Karangsewu Galur, Gunarto dikenal nelayan yang rajin melaut.
"Pencarian sudah kita hentikan sejak pukul 3 sore karena cuaca yang tidak mendukung. Kita juga sudah berkoordinasi dengan nelayan di wilayah lain di Kulomprogo maupun Bantul," pungkas Supardal.
(bgs/try)











































