"Hari ini dicukupkan dan akan dilanjutkan besok, karena dia cukup lelah," ujar Efrizal, kuasa hukum Afriyani kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (2/2/2012).
Efrizal mengatakan, tim pemeriksa gabungan dari Badan Narkotika Nasional (BNN), Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bidokkes) Polda Metro Jaya dan Rumah Sakit Ketrgantungan Obat (RSKO), mengajukan cukup banyak pertanyaan terhadap pekerja di salah satu production house perfilman itu. Adapun agenda pemeriksaan psikologi adalah wawancara.
"Pertanyaannya sekitar 100-an, kalau kemarin sampai 560-an pertanyaan. Pemeriksaan pun memakan waktu yang cukup panjang. Waktunya juga cukup lama," terang Efrizal.
Pantauan detikcom di gedung Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya, Afriyani dan tiga temannya, Adistira, Dedy Mulyadi dan Arisendi keluar dari ruang penyidik sekitar pukul 17.15 WIB. Keempatnya berjalan beriringan menuju ruang tahanan yang lokasinya masih satu komplek dengan ruang penyidikan.
Afriyani mengenakan baju khusus tahanan narkoba berwarna oranye dan kerudung warna merah serta celana pendek selutut. Selama berjalan dari ruang penyidik ke ruang tahanan, Afriyani menutupi mukanya dengan kerudung.
(mei/gun)











































