Nabiel ke Buyat, Warga Sajikan Ikan Benjol-benjol
Kamis, 29 Jul 2004 10:22 WIB
Jakarta -
Kamis (29/7/2004) ini Meneg Lingkungan Hidup (LH) Nabiel Makarim ditunggu kehadirannya mengunjungi perkampungan Teluk Buyat, Kab.Minahasa, Sulut, yang selama ini dinyatakan tercemar logam berat sehingga memicu penyakit minamata.Untuk menyambut kedatangan Nabiel bersama Gubernur Sulut, warga setempat menyajikan menu ikan benjol-benjol. Ikan itu diambil dari Teluk Buyat. Selama ini para aktivis LSM dan warga setempat meyakini ikan itu jadi benjol-benjol karena pencemaran logam berat dari PT Newmont Minahasa Raya (MNR).Yudiansyah, sekretaris Yayasan Sahabat Perempuan yang mengadvokasi warga Teluk Buyat menuturkan, masyarakat setempat saat ini sudah menyiapkan ikan benjol-benjol yang diambil langsung dari Teluk Buyat."Ikan itu dibakar dan akan diantarkan kepada Meneg LH Nabiel Makarim dan Gubernur Sulut yang akan melakukan kunjungan ke Teluk Buyat," kata Yudiansyah pada detikcom per telepon, pukul 10.00 WIB.Menurut rencana, kunjungan kedua pejabat itu dilakukan pukul 12.00 WIB. Dalam kunjungannya itu, PT Newmont juga merencanakan makan ikan bersama dengan Nabiel dan gubernur untuk membuktikan tak ada pencemaran di Teluk Buyat.Yudiansyah meyakini ikan yang disajikan PT Newmont bukan dari Teluk Buyat. "Ikan untuk Pak Menteri itu dimabil dari Laut Amurang. Kalau Buyat itu pantai selatan, sedangkan ikan itu diambilkan dari pantai timur," katanya. Padahal pencemaran yang dituduhkan saat ini adalah di Teluk Buyat."Nanti masyarakat akan mendatangi lokasi pak menteri yang jaraknya sekitar 300 meter dari perkampungan Buyat. Sekarang ikannya sudah siap. Ikan yang benjol-benjol yang diambil langsung dari Teluk Buyat, sudah dipanggang," ungkap Yudi.Sekadar diketahui, pada 28 Juli lalu, telah diadakan pesta makan ikan di Pantai Buyat yang melibatkan ribuan warga setempat. Hal ini dilakukan menyusul ditolaknya ikan asal Buyat, Ratatotok dan Belang di Kabupaten Minahasa Selatan. Namun, ikan yang disantap warga ini dikabarkan diambil dari Pantai Ratatotok. Sementara ikan kerapu yang diduga tercemar limbah tidak terlihat dalam pesta itu. Pemerintah telah mengumumkan bahwa belum ada bukti adanya pencemaran di Teluk Buyat.Beranikah Pak Menteri dan Pak Gubernur mencicipi ikan benjol-benjol? Kita tunggu saja!
(nrl/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































