"Anas harus waspada atas kudeta merangkak yang dulu diawali kudeta merayap, jangan sampai berdiri dirapikan," ujar Pasek kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis. (2/2/2012).
Menurut Pasek, kepentingan para pemain yang berniat mengkudeta Anas ini berujung pada pemilu 2014. Modusnya, menurut Pasek, menyudutkan Anas dalam berbagai sisi, termasuk mendiskreditkannya dengan kasus Nazaruddin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menduga ada nafsu politik orang-orang tertentu yang sulit terealisasi jika Anas tak lengser. Karena itu, pelengseran Anas menjadi kunci karir politiknya.
"Bisa jadi ini untuk kepentingan jadi capres atau wapres dari partai lain. Hasil demokrasi yang ditanaman Pak SBY kan telah melahirkan Anas sebagai ketum ini nggak bisa dikorbankan oleh kepentingan pragmatis dan itu harus ditegakkan," tandasnya.
(van/did)











































